hayalan sang penulis

//hayalan sang penulis

hayalan sang penulis

teman lama tiba-tiba bilang untuk supaya aku jadi penulis. heh? gak salah dalam hatiku?

dulu memang kita satu kantor di majalah dan kebetulan aku sempet mengisi artikel di majalah tersebut, itupun juga karena dia yang mendorongku untuk menulis, dan sekarang dia udah nulis dua novel (setau aku sih gitu)

dan dia si penulis ini minta tolong sama aku menulis untuknya. dia bilang untuk bahan novelnya yang ketiga. omigooot mimpi apa aku?

aku bisa nulis apa, yang ada grogi disuruh nulis dan dibaca sama penulis yang udah ngeluarin novel

dapet tips untuk nulis yaitu 5W 1H : what, where, when, who, why, how (noted)

jadi inget pembicaraan dengan beberapa teman di kantorku sekarang yang kebetulan di majalah juga. waktu kita sarapan bareng salah satu dari mereka entah bagaimana pernah menemukan webku yg isinya kayak diary. tulisan apa aja mulai dari seneng, sedih, maki-maki sampai tulisan gak jelas

terus kita berkhayal, dia bilang dua puluh tahun ke depan aku bakalan jadi milyader. gara-gara ada orang yang pernah kubantu dan dia tajir melintir alias kaya bingits tapi gak punya keluarga, akhirnya kekayaannya dikasih ke aku

temenku ini bilang bahwa dia yang akan bantu aku buat bikin buku biography. kita berkhayal aku bakalan jadi orang penting, terus dateng ke kantor dengan atribut sosialitanya, lalu mengubah kantor menjadi kayak kantor google (yang belum tau silakan browsing kayak apa bentuknya) hahahahaha!

sampai mana tadi.. oya jadi milyader! aku bakal menyejahterakan seisi kantor. sewain apartemen buat yang ngekost, beliin kendaraan roda empat buat yang belum punya dan pengennya sih ada spa sama meja bilyard di kantor!!

hadehhh hayalan tingkat tinggi diantara sarapan, kopi, teh dan rokok di pagi hari.

tapi di aminin aja yess siapa tau kejadian kan yaa😁😁

By |2018-10-12T22:50:38+00:00Oktober 1st, 2018|Story|0 Comments

About the Author:

K.E.T.I.K.A .. kamu bisa menceritakan kisah sedihmu, tanpa mengeluarkan air mata, sesungguhnya ketika itu, sebenarnya telah sembuh.
%d blogger menyukai ini: