hemofilia merenggutnya

//hemofilia merenggutnya

hemofilia merenggutnya

si ganteng ini meskipun jarang ketemu tapi mempunyai kenangan dalam. umur gak ada yang bisa menebak, semesta berbicara maka terjadilah.

“shin..”
terdengar suara lirih dan tangisan diseberang sana yang membuatku sebenarnya tak perlu bertanya ada apa.

“Rafa meninggal! minta tolong kabarin ke yang lainnya”

tanpa suara, hening.. tubuhku tiba-tiba merasa bergetar dan lemas

aku mengenalnya sebagai anak yang pendiam, baik, ganteng dan santun terhadap siapapun. siapa sangka sosok seperti itu meninggalkan kami begitu cepat. kami tahu ia mengidap sakit yang kemungkinan kecil bertahan hidup lama.

hemofilia merenggut nyawa laki-laki yang beranjak dewasa ini..

sedikit penjelasan mengenai hemofilia adalah suatu penyakit yang menyebabkan gangguan perdarahan karena kekurangan faktor pembekuan darah. akibatnya, pendarahan berlangsung lebih lama saat tubuh mengalami luka.

dalam keadaan normal, protein yang menjadi faktor pembeku darah membentuk jaring penahan di sekitar platelet (sel darah) sehingga dapat membekukan darah dan pada akhirnya menghentikan perdarahan. pada penderita hemofilia, kekurangan protein yang menjadi faktor pembeku darah tersebut mengakibatkan perdarahan terjadi secara berkepanjangan.

hemofilia merupakan penyakit bawaan yang umumnya dialami pria. penyakit ini dapat diturunkan karena mutasi gen yang mengakibatkan perubahan dalam untaian DNA (kromosom) sehingga membuat proses dalam tubuh tidak berjalan dengan normal.

mutasi gen ini dapat berasal dari ayah, ibu, atau kedua orang tua. terdapat banyak jenis hemofilia, namun jenis yang paling banyak terjadi adalah hemofilia A dan B. tingkat keparahan yang dialami penderita hemofilia tergantung dari jumlah faktor pembekuan dalam darah.
semakin sedikit jumlah faktor pembekuan darah, semakin parah hemofilia yang diderita.

meski tidak ada obat yang dapat menyembuhkan hemofilia, penderitanya dapat hidup dengan normal selama penanganan gejala dilakukan dan menghindarkan diri dari semua kondisi yang memicu perdarahan.

gejala utama hemofilia adalah pendarahan yang sulit berhenti atau berlangsung lebih lama, termasuk perdarahan pada hidung (mimisan), otot, gusi, atau sendi. tingkat keparahan perdarahan tergantung dari jumlah faktor pembeku dalam darah.

pada hemofilia ringan, jumlah faktor pembekuan berkisar antara lima sampai dengan lima puluh persen. gejala berupa perdarahan berkepanjangan baru muncul saat penderita mengalami luka atau pasca prosedur medis, seperti operasi.

pada hemofilia sedang, jumlah faktor pembekuan berkisar antara satu sampai dengan lima persen. gejala yang dapat muncul meliputi:
* kulit mudah memar
* pendarahan di area sekitar sendi
* kesemutan dan nyeri ringan pada lutut, siku dan pergelangan kaki

jenis hemofilia yang terakhir adalah hemofilia berat dengan jumlah faktor pembekuan kurang dari satu persen. penderita biasanya sering mengalami perdarahan secara spontan, seperti gusi berdarah, mimisan, atau perdarahan sendi dan otot tanpa sebab yang jelas. gejala perdarahan yang perlu diwaspadai adalah perdarahan di dalam tengkorak kepala (perdarahan intrakranial).

gejala tersebut ditandai dengan sakit kepala berat, muntah, leher kaku, kelumpuhan di sebagian atau seluruh otot wajah, dan penglihatan ganda. penderita hemofilia yang mengalami perdarahan intrakranial butuh penanganan darurat.

mutasi gen pada hemofilia A dan B terjadi pada kromoson X dan bisa diturunkan dari ayah, ibu, atau kedua orang tua. sebagian besar wanita dapat menjadi pembawa gen abnormal ini dan menurunkannya pada anaknya, tanpa dirinya sendiri mengalami gejala hemofilia. sedangkan pria dengan gen abnormal ini cenderung akan menderita penyakit hemofilia. di sisi lain, mutasi gen ini juga dapat terjadi secara spontan pada penderita hemofilia yang tidak memiliki riwayat keluarga penderita hemofilia.

apabila tidak ada riwayat keluarga yang menderita hemofilia, biasanya kondisi ini terdiagnosis dari gejala-gejala yang terlihat. anak-anak biasanya dicurigai menderita penyakit ini pada saat mereka mulai merangkak atau berjalan yang ditandai dengan kulit yang mudah memar atau perdarahan sendi. sebagian lainnya ada yang terdeteksi saat memasuki usia dewasa ketika mereka menjalani prosedur gigi atau prosedur lainnya.

bila ada riwayat hemofilia dalam keluarga, dokter akan menyarankan pemeriksaan secara dini untuk mengetahui adanya risiko hemofilia pada anak.

(info lebih lanjut bisa browsing, ada bermacam informasi disana)

selamat jalan Rafa, doa kami besertamu, semoga Rafa tenang dan bahagia disana. sampai ketemu di suasana yang berbeda🙏💐

 

By |2019-05-12T10:10:09+07:00Mei 11th, 2019|Story|0 Comments

About the Author:

I'm so proud of myself and I feel that I'm capable of doing so much more. I love to challenge myself to be better and stronger than before!
%d blogger menyukai ini: