wahai para suami

wahai para suami

wahai para suami..
pernahkah kamu dan istrimu ketika sampai dirumah setelah lelah melakukan aktivitas seharian lalu melepas lelah dengan cara berbincang apa saja yang terjadi hari itu.
apa yang kamu dapatkan?

bagi seorang istri amat sangatlah senang diajak bertukar pikiran mengenai hal apa saja, asalkan sang suami juga harus melihat situasi apakah istrimu lelah atau bersemangat dan perlukah membicarakan atau membahas hal yang sebenarnya tak perlu dibicarakan.

wahai para suami..
pernahkah ketika sebelum malam hari kamu tidur dan melihat istrimu berbaring di sampingmu.
kamu menatapnya, membelai rambutnya, mengusap pipinya dan mencium keningnya lalu menarik ke atas dadamu.
apa yang kamu rasakan?

bagi seorang istri amatlah penting perhatian kecil terlebih setelah seharian melakukan aktivitas. tidak perlu perhatian yang berlebihan, dengan membelai atau memberikan kecupan kecil merupakan hal yang besar bagi istri. hal dimana ia merasa dihargai dan diakui keberadaannya.

wahai para suami..
pernahkah kamu mengajak istrimu pergi berlibur atau bulan madu lagi setelah kalian menikah dan mempunyai keluarga?

bagi seorang istri liburan adalah hal yang istimewa. tak hanya dapat melakukan hal bebas lainnya namun seperti mengisi baterai dalam tubuh.

suami, ajaklah dan sempatkanlah untuk berlibur atau bulan madu berdua. tak perlu mahal dan mewah.
buat yang saat ini sedang liburan atau bulan madu kedua, nikmatilah dengan segala canda tawa dan percikan kecil mengenai perbedaan pendapat tentang tempat wisata atau restoran atau tempat yang ingin dikunjungi. jangan memikirkan apa yang terjadi tapi berandai-andai dan pikirkanlah bahwa kejadian seperti ini mungkin tidak akan terulang kembali.

sebagai seorang istri dan ibuk, liburan merupakan sesuatu yang langka (kalau dari kecil memang terlahir sebagai seorang Ratu mungkin berbeda ceritanya).

mengapa langka? yaaa karena dengan melakukan kegiatan diluar aktivitas sehari-hari akan menambah kebahagiaan yang luar biasa. pekerjaan sehari-hari baik sebagai ibuk rumah tangga ataupun wanita karir dan mengurusi keluarga terkadang membutuhkan hati yang lapang.
selalu bersabar ketika melihat suami tidak meletakkan barang pada tempatnya atau anak-anak yang berlarian setelah lantai dibersihkan.

wahai para suami..
tahukah kamu bahwa ketika istrimu berjanji di hadapan Tuhan dan para saksi, bahwa ia akan menemanimu dalam suka dan duka.
tahukah kamu berapa banyak waktu yang akan ia luangkan untuk mengurusi dirimu. berapa banyak waktu yang ia luangkan untuk anak-anak kalian.
tetapi apakah ada waktu untuk dirinya sendiri?

wahai para suami..
orang yang mendampingimu sampai kamu keriput adalah istrimu. bukan anak-anakmu atau selingkuhanmu. maka sayangi ia apapun keadaannya. jangan sia-siakan.

ingat bahwa kalian pernah berjanji untuk sehidup semati💏

By |2019-07-02T22:08:10+07:00Juli 2nd, 2019|Story|0 Comments

About the Author:

I'm so proud of myself and I feel that I'm capable of doing so much more. I love to challenge myself to be better and stronger than before!
%d blogger menyukai ini: