seandainya..

//seandainya..

seandainya..

kata orang surga di bawah telapak kaki Ibu.
apakah benar adanya demikian?
kalau memang iya seindah apa ia?
warna warni seperti pelangi atau empuk seperti kapas?

kalau iya aku ingin kesana..
meskipun dengan cara menciumnya sekalipun yang sebenarnya tak ingin kulakukan.
tapi tak apa kalau itu bisa membuatku bisa bertemu dengan Papa secara mudah.

aku kangen Papa..
kalau bisa ditukar dengan apapun, akan kulakukan supaya bisa ketemu Papa.

mengapa aku merasa sendiri dan tersakiti ketika ingat Papa. tapi saat itu aku tak mampu berbuat apa-apa.

dimana Tuhan kala itu?
mengapa ia tak menyelamatkan laki-laki yang tidak pernah menyakitiku.

Papa, saat ini aku sedang sedih dan tak tahu harus berbuat apa. aku ingin menghilang dari muka bumi.
terserah orang menafsirkan apa dan berpikiran apa. aku tak peduli. tapi aku benar-benar merindukanmu.
kepada siapa aku bisa berbagi hal-hal yang tak berpihak kepadaku.

seandainya Papa masih ada..

By |2019-07-01T22:35:38+07:00Juli 1st, 2019|Story|0 Comments

About the Author:

I'm so proud of myself and I feel that I'm capable of doing so much more. I love to challenge myself to be better and stronger than before!
%d blogger menyukai ini: